
The greatest wealth is health. Selain menjadi harta yang tak ternilai, kesehatan juga merupakan anugerah terindah dari Sang Khalik. Ungkapan “di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat” berasal dari mahakarya pujangga Romawi abad kedua, Decimus Iunius Juvenalis, dalam karyanya Satire X. Seiring perkembangannya, ungkapan ini banyak digunakan sebagai jargon dalam dunia olahraga dan kesehatan di seluruh dunia (Saniatuzzulfa, Psikolog RS UNS).
Mengusung konsep sehat lahir dan batin, kegiatan rutinan di Yayasan Dharma Lestari dilaksanakan setiap hari Jum’at dengan dikuti oleh seluruh pegawainya. Dimulai pada pukul 08.30 hingga 09.15 WIB dengan senam aerobik yang dipandu oleh instruktur dari luar, Ibu Erny. Seluruh pegawai tampak antusias mengikuti setiap detail gerakan, energik dan menyegarkan tubuh.

Setelah sesi olahraga, kegiatan dilanjutkan dengan tahlil dan mengaji yang dipimpin langsung oleh Kyai Muhubburrohman selaku pengasuh Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah. Dalam kajiannya, beliau menyampaikan pesan penting tentang “lima perkara sebelum lima perkara”, yakni memanfaatkan masa muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, waktu luang sebelum sibuk, dan hidup sebelum mati. Pesan ini menjadi pengingat mendalam bagi seluruh pegawai untuk lebih bijak dalam menjalani kehidupan. Time flies quickly, so make every moment count.

Sebagai penutup, seluruh peserta menikmati makan bersama dengan menu soto khas dari Mak Kanah, our top chef. Rasa kekeluargaan terasa semakin kuat, menutup rangkaian kegiatan dengan penuh kebersamaan dan kebahagiaan.
Melalui rutinan ini, Yayasan tidak hanya mendorong kesehatan jasmani, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di antara seluruh pegawai. We truly care about your health. (Sf/adm)