SMP Dharma Lestari melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler pramuka sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat kemarin dan diikuti oleh anggota Dewan Penggalang (DP) dari Gugus Depan (Gudep) 01.229 – 01.230. Meskipun saat ini sebagian besar siswa sedang menjalani masa Sumatif Tengah Semester (STS), kegiatan pramuka tetap berjalan secara terbatas khusus untuk anggota DP yang memiliki peran penting dalam organisasi kepramukaan di sekolah.

Ekstrakurikuler pramuka di SMP Dharma Lestari dikenal sebagai salah satu kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kedisiplinan siswa. Dalam kegiatan kali ini, materi yang diberikan adalah Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dikhususkan untuk Dewan Penggalang. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, kekompakan tim, rasa tanggung jawab, serta membentuk sikap sempurna dalam setiap gerakan dan tindakan.

Kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat di lingkungan sekolah. Para anggota Dewan Penggalang mengikuti setiap instruksi dengan serius dan antusias. PBB bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga sarana untuk melatih fokus, ketegasan, serta kemampuan bekerja sama dalam satu komando. Hal ini sangat penting bagi anggota DP yang nantinya akan menjadi contoh bagi anggota pramuka lainnya.
Latihan PBB ini dipandu langsung oleh Kak Achmad Ma’ruf yang berasal dari Racana UIN Salatiga. Dengan pengalaman dan keterampilannya di bidang kepramukaan, Kak Achmad Ma’ruf memberikan arahan yang jelas dan tegas, sehingga peserta dapat memahami setiap gerakan dengan baik dan benar. Pendekatan yang digunakan juga mampu membangun semangat serta motivasi para anggota Dewan Penggalang untuk terus berkembang.

Selain itu, kegiatan ini juga berada di bawah bimbingan pembina pramuka SMP Dharma Lestari, yaitu Kak Siva Nur Rahmawati dan Kak Rhosita Agustin. Keduanya turut mendampingi jalannya kegiatan dan memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan dengan tertib dan lancar. Peran pembina sangat penting dalam memberikan arahan serta menanamkan nilai-nilai kepramukaan kepada para siswa.
Walaupun dilaksanakan di tengah masa akademik yang cukup padat, kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini tetap memberikan manfaat yang besar bagi peserta. Dengan mengikuti latihan PBB, anggota Dewan Penggalang tidak hanya mengasah keterampilan baris-berbaris, tetapi juga memperkuat mental, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari organisasi.

Setelah kegiatan ekstrakurikuler pramuka selesai dilaksanakan, seluruh anggota Dewan Penggalang (DP) langsung melanjutkan kegiatan MBG (Makan Bersama Gratis). Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang hangat setelah menjalani latihan yang cukup menguras tenaga. Selain sebagai sarana untuk beristirahat dan memulihkan energi, MBG juga mempererat rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan solidaritas antar anggota Dewan Penggalang.

Kegiatan MBG ini memberikan nilai tambah tersendiri, karena tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan dan latihan fisik, tetapi juga membangun hubungan sosial yang positif di antara siswa. Suasana santai dan penuh keakraban terlihat saat para anggota DP menikmati kebersamaan tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen SMP Dharma Lestari dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga non-akademik. Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.

Ke depan, diharapkan anggota Dewan Penggalang yang telah mengikuti latihan ini dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh serta menjadi teladan bagi siswa lainnya. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pramuka SMP Dharma Lestari diharapkan mampu mencetak generasi yang disiplin, kompak, dan bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang dilaksanakan oleh Gudep 01.229 – 01.230 ini berjalan dengan baik dan penuh makna. Latihan PBB yang difokuskan untuk Dewan Penggalang menjadi langkah penting dalam membentuk karakter siswa yang unggul dan berintegritas, yang kemudian diperkuat dengan kegiatan kebersamaan melalui MBG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *