SMK Dharma Lestari kembali menunjukkan kapasitas dan kualitasnya dalam bidang kuliner melalui produksi besar sebanyak 1.800 snack box untuk mendukung kegiatan haul dan peringatan 100 hari pendiri pondok. Jumlah ini menjadi pencapaian tertinggi yang pernah dikerjakan, melampaui pesanan sebelumnya yang umumnya berada pada kisaran ratusan hingga 1.200 box.

Setiap snack box berisi aneka menu pilihan, yakni pie brownies, risol mayo, macaroni schotel, dan cendol keju. Pemilihan jenis makanan ini dilakukan dengan pertimbangan ketahanan produk, mengingat seluruh proses produksi telah dipersiapkan sejak satu minggu sebelumnya, mulai dari tahap belanja bahan hingga pengolahan.

Menariknya, seluruh produk dibuat secara mandiri oleh tim kuliner sekolah dengan melibatkan siswa-siswi jurusan tata boga. Keterlibatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga sebagai bekal nyata bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang kuliner maupun dalam merintis usaha secara mandiri.

Para siswa yang terlibat juga tidak bekerja secara sukarela semata. Mereka diposisikan sebagai tenaga kerja paruh waktu (casual), sehingga mendapatkan fee dari hasil produksi snack box tersebut. Hal ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengalaman kerja nyata bagi para siswa.

Ketua Jurusan Kuliner, Ibu Maharani, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar. “Semoga acara haul dan 100 hari pendiri pondok ini berjalan dengan baik, dan menu yang kami sajikan dapat memuaskan para tamu undangan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ibu Linda selaku guru tata boga mengungkapkan rasa bangganya terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan ini. Ia menilai, selain menjadi ajang pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi bagi produk kuliner SMK Dharma Lestari kepada masyarakat luas. “Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena kami bisa turut berkontribusi dalam menyukseskan acara 100 harian Ibu Hj. Purwanti,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, SMK Dharma Lestari tidak hanya menunjukkan kualitas produk kuliner, tetapi juga komitmen dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *