Rabu, 15 Juli 2026, menjadi hari yang tak terlupakan bagi para santri baru ANEFSA (Agro Nuur El-Falah Salatiga) di bawah naungan Yayasan Dharma Lestari. Memasuki hari ketiga MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dan MPLP (Masa Pengenalan Lingkungan Pondok), semangat para peserta justru semakin membara. Hari ini, seluruh santri SMP dan SMK SPP Dharma Lestari terjun langsung dalam kegiatan outbound yang menguji kekompakan, kedisiplinan, serta kecerdasan.
I. Pembukaan: Pos 1 (Pemberangkatan & Identitas Kelompok)
Kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB. Lapangan utama pondok menjadi saksi awal perjuangan para santri.
- Pemberangkatan: Setiap kelompok berkumpul untuk mengikuti apel singkat dan doa keberangkatan, menanamkan bahwa setiap kegiatan adalah bentuk pengabdian.
- Tebak Kuis: Sebelum beranjak, tiap kelompok diuji dengan kuis cepat bertema pengetahuan agama dan umum. Suasana tegang berubah menjadi seru saat santri saling berebut menjawab pertanyaan yang menguji wawasan dasar mereka.
- Aksi Yel-Yel: Pos ini ditutup dengan penampilan yel-yel. Setiap kelompok berlomba menampilkan kreativitas, ritme, dan kekompakan suara. Teriakan semangat menjadi simbol pengikat antar anggota kelompok sebelum mereka dilepas ke medan outbound.


II. Uji Kedisiplinan: Pos 2 (PBB)
Setelah dilepas dari pos pertama, santri tiba di Pos 2. Di sini, fokus utama adalah Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Santri dilatih untuk taat pada instruksi, menyamakan langkah, dan menjaga kerapian barisan. Bagi santri, PBB bukan sekadar gerakan fisik, melainkan latihan ketegasan, konsentrasi, dan ketaatan pada pemimpin kelompok.


III. Uji Kekompakan: Pos 3 (Estafet Sarung)
Keseruan memuncak di Pos 3. Santri ditantang melakukan Estafet Sarung. Seluruh anggota kelompok membentuk lingkaran dan harus memindahkan sarung ke anggota lain tanpa melepas pegangan tangan. Permainan ini melatih koordinasi fisik yang luwes dan komunikasi non-verbal. Gelak tawa pecah ketika sarung tersangkut, namun kerja sama yang solid tetap menjadi kunci utama keberhasilan mereka.


IV. Uji Intelektual: Pos 4 (Pengetahuan Agama & Umum)
Setelah fisik terkuras, santri diistirahatkan sejenak untuk mengasah otak di Pos 4. Para pembimbing memberikan pos check-point berupa tantangan pengetahuan. Santri harus menjawab pertanyaan seputar sejarah Islam, tata cara ibadah, hingga isu-isu umum terkini. Pos ini menegaskan bahwa santri ANEFSA harus menjadi insan yang cerdas dan berwawasan luas (tafaqquh fiddin).


V. Uji Amanah: Pos 5 (Estafet Air)
Sebagai penutup rangkaian outbound, para santri dihadapkan pada Estafet Air. Tantangan ini menuntut ketelitian tingkat tinggi. Santri harus memindahkan air dari wadah awal ke wadah akhir menggunakan alat sederhana. Kegigihan santri dalam memastikan setiap tetes air sampai ke tujuan menjadi cerminan dari sifat amanah—sebuah nilai fundamental yang dijunjung tinggi di lingkungan pondok pesantren.


Kegiatan outbound yang dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah bukanlah sekadar ajang rekreasi biasa. Di bawah naungan Yayasan Dharma Lestari, setiap permainan dan tantangan yang diberikan pada hari ketiga MPLS/MPLP ini sarat akan nilai-nilai kepesantrenan yang kental.


Melihat keseruan mereka tampak jelas di mata mereka ada titik cerah menuju cita-cita. semoga mereka menjadi insan mulia yang mampu membawa perubahan dan kemajuan di masa yang akan datang…..
sing penting betah…..
betah sing penting….
sukses selalu untuk kalian anak-anak murid pondok pesantren Agro Nuur El-Falah
aamiin ya rabbal alamin.